Jumat, 03 Desember 2021
Breaking News

Jumat, 18 Sep 2020, 15:13:18 WIB, 195 View Administrator, Kategori : BIMAS ISLAM

Trenggalek ( KUA Kec. Dongko ) - Selasa, (15 /9) di Aula Kantor KUA Kecamatan Dongko, Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Sosialisasi tentang Wakaf.

Kepala  KUA Kecamatan Dongko, Rohmat Afif Al-Anshori dalam sambutannya sekaligus merangkap sebagai moderator, menyampaikan Ada beberapa masalah perwakafan yang terjadi di kecamatan Dongko diantaranya masih banyaknya aset wakaf yang belum mendapat legalitas hukum, dan pemahaman masyarakat tentang wakaf masih sebatas wakaf tanah yang diperuntukkan tempat ibadah. Oleh karena itu pemberdayaan dan pengembangan wakaf harus di gulirkan untuk mengubah opini masyarakat bahwa wakaf tidak hanya tempat ibadah, tapi bisa dikembangkan pada pemberdayaan ekonomi dan lain- lain.

Sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan Ketua Ormas Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, beberapa orang Nadzir perwakilan Kecamatan, serta Penyuluh Agama Non PNS Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek.

Adapun  pemateri  dalam sosialisasi ini adalah  Ketua BWI Kabupaten Trenggalek Gus Zahro Wardi dan Syafingi Manan  yang menjelaskan secara gamblang undang-undang No. 41 Tahun 2014 tentang wakaf meliputi tujuan, sasaran, ketentuan umum, ruang lingkup, wakif, nadzir, ikrar wakaf, harta benda wakaf, peruntukan wakaf, perubahan status wakaf, dan penyelesaian sengketa serta pengelolaan pengembangan harta benda wakaf yang disimak dengan antusias oleh peserta.

Dengan sosialisasi ini diharapkan  terwujud sinergitas antara Kemenag dan BWI dalam mensinkronkan data nadzir dan harta wakaf di kecamatan serta agar masalah yang berkaitan dengan perwakafan bisa diminimalisir.

Perkembangan wakaf yang terjadi sekarang tidak hanya berwujud tanah dengan kegunaan tradisional (masjid, sekolah, pondok pesantren, kuburan, dan rumah sakit) tetapi sudah banyak “wakaf tunai” yang bisa digunakan secara produktif dan profesional. Karena itu pengelolaan perlu dioptimalkan. Demikian disampaikan Sukadi dalam materi tambahannya. Selanjutnya beliau juga menuturkan bahwa salah satu tugas penting BWI Kabupaten adalah membina para nadzir / pengelola wakaf di setiap Kecamatan bagaimana agar bisa menggerakkan dan mengembangkan potensi wakaf biar lebih produktif untuk kesejahteraan umat. Dengan sosialisasi ini para Nadzir, Ormas NU dan Muhammadiyah serta Penyuluh Agama Islam Non PNS menjadi lebih mengerti dan dapat disampaikan kemasyarakat umum, bahwa segala sesuatu tentang wakaf tidak hanya berupa benda tidak bergerak tapi juga wakaf tunai maupun pengembangan wakaf ekonomi, sehingga bisa membantu dalam usaha mensejahterakan umat. (

Acara ini di akhiri tanya jawab antara pemateri dengan peserta serta di tutup doa oleh KH. Ahmad Sami’an selaku Nadzir dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Dongko.( STA )



Pisah Sambut Kepala KUA Kecamatan Tugu
Kamis, 26 Nov 2020, 10:32:34 WIB, Dibaca : 339 Kali
Sosialisasi Bimtek Perwakafan di KUA Kecamatan Dongko
Jumat, 18 Sep 2020, 15:13:18 WIB, Dibaca : 195 Kali
Ikrar Muallaf di KUA Kecamatan Karangan
Rabu, 16 Sep 2020, 14:12:15 WIB, Dibaca : 223 Kali

Tuliskan Komentar