Jumat, 03 Desember 2021
Breaking News

Senin, 06 Apr 2020, 22:28:18 WIB, 208 View Administrator, Kategori : HUMAS

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meresmikan peluncuran program Gerakan Ayo Membangun Madrasah (Geramm), Kamis (28/11/2019).

Gerakan yang dicanangkan Kantor Kementerian Agama itu merupakan program membangun madrasah dengan cara mengoptimalkan potensi-potensinya.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu mengatakan, pemkab mendukung Geramm karena bertujuan meningkatkan indeks pembangunan manusia di Trenggalek.

"Ini selaras dengan cita-cita Pak Presiden di mana Indonesia unggul dan Indonesia maju," kata Mas Ipin.

Bupati termuda yang saat ini menjabat itu juga mengapresiasi perubahan paradigma di madrasah.

Dulu madrasah seakan-akan identik dengan pola belajar mengajar yang tradisional.

Namun kini, banyak putra-putri madrasah yang berprestasi melakukan riset-riset melalu pendekatan sosial dan agama.

"Dan terbukti ada beberapa yang juara karya tulis ilmiah, ada juga jurnal-jurnal ilmiah yang diproduksi teman-teman di madrasah. Bahkan ada juga temen-teman di madrasah yang juga produktif menghasilkan banyak buku," kata dia.

Mas Ipin berharap riset-riset yang dilakukan di madrasah punya kaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Jika demikian, ia berencana untuk menjadikan riset tersebut sebagai bahan kaji kebijakan yang punya dampak.

"Kami akan berkoordinasi dengan Kenenag. Kami akan selalu mengadakan gerakan saling suport lembaga pendidikan yang ada di Trenggalek," tuturnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Trenggalek Moh Badrudin menyimpulkan, Geramm pada dasarnya harus mewujudkan peningkatan akademik dan nonakademik.

Ia berharap, madrasah di Trenggalek akan turut mewujudkan slogan yang selama ini diusung pemkab, yakni Meroket.

Meroket merupakan akronim dari Maju Ekonomi Rakyatnya, Orangnya Kreatif, dan Ekosistemnya Terjaga.

Itu adalah slogan yang sering disampaikan Mas Ipin dalam berbagai kegiatan.

"Setelah peluncuran ini, saya berharap madrasah menyesuaikan dengan slogan Meroket. Setelah madrasah maju, hebat, dan bermatabat. Mari kita meroket," kata Badrudin.

Ia juga berharap, Geramm akan memacu madrasah untuk melahirkan putra-putri yang punya sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Ia mengakui, tak gampang untuk mewujudkan hal tersebut.

Geramm, kata dia, diluncurkan salah satunya untui mendukung pencapaian itu.

"Harapan lain, madrasah kita setelah launcing, putra-putri kita jadi mengusai ilmu pengetahuan dan teknologi," tuturnya.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemanag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar mengatakan, peluncuran Geramm di Trenggalek cukup spesial.

Alasannya, peluncuran digelar di pendopo kabupaten dengan dukungan penuh pemda.

Hal semacam ini, kata dia, tak terjadi dalam peluncuran Geramm di daerah-daerah lain.

Ia pun mengajak para guru, kepala sekolah, dan pihak-pihak lain yang berada di lingkungan madrasah untuk mendukung program pemkab. Terutama dalam peningkatan indeks pembangunan manusia.

"Meski madrasah, tidak bisa dipisahkan dari warga Kabupaten Trenggalek. Jadi wajib bahu-membahu membangun indeks pembangunan manusia. Ini kewajiban kita bersama," kata Sruji.

Hal itu tak lepas dari esensi Geramm, yakni menghadirkan diri untuk bersama-sama membangun daerah.

Sruji bilang, Geramm punya tujuh agenda. Empat di antaranya berupa penguatan kelembagaan dan sisanya penguatan sumber daya manusia.

"Dengan itu, indeks pembangunan manusia di Jatim akan terbantu," tutupnya.

 

Penulis: Aflahul Abidin

Editor: Titis Jati Permata



Kanwil Kemenag Jawa Timur Salurkan Bantuan Terdampak Gempa Bumi di Kemenag Kab Trenggalek
Senin, 20 Sep 2021, 14:52:46 WIB, Dibaca : 102 Kali
Penyerahan Sertifikat Halal kepada Pelaku Usaha di Kabupaten Trenggalek
Kamis, 12 Agu 2021, 15:08:30 WIB, Dibaca : 112 Kali
Vaksinasi Massal untuk Pelajar di Trenggalek
Kamis, 12 Agu 2021, 15:04:04 WIB, Dibaca : 138 Kali

Tuliskan Komentar